Film dokumenter EKSIL, yang sukses menyita perhatian publik sejak penayangan perdananya di bioskop, akan menggelar pemutaran khusus di Jakarta. Kabar ini menjadi angin segar bagi para penonton yang belum berkesempatan menyaksikan kisah pilu para mahasiswa Indonesia yang kehilangan kewarganegaraan pasca peristiwa 1965. Sutradara Lola Amaria mengumumkan langsung jadwal spesial ini untuk memenuhi tingginya antusiasme dan permintaan publik.
Jadwal dan Lokasi Pemutaran Khusus
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu (24/6), Lola Amaria mengonfirmasi bahwa pemutaran khusus akan dilaksanakan pada Sabtu, 4 Juli 2026. Lokasi yang dipilih adalah XXI Blok M Square, salah satu pusat hiburan ikonik di Jakarta Selatan. Penayangan dijadwalkan dimulai tepat pada pukul 14.15 WIB.
Bagi para penikmat film dokumenter dan sejarah, tiket sudah dapat dipesan sejak hari pengumuman. Harga tiket dibanderol dengan nominal yang sangat terjangkau, yakni Rp50.000. Mengingat pemutaran ini bersifat khusus dan terbatas, calon penonton disarankan untuk segera mengamankan tempat duduk mereka sebelum kehabisan.
Sinopsis: Nasib Pilu Para Eksil Indonesia
EKSIL bukan sekadar film dokumenter biasa. Karya Lola Amaria ini menggali luka sejarah bangsa dengan mengikuti jejak para mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri pada tahun 1965. Mereka adalah para penerima beasiswa di era pemerintahan Presiden Sukarno yang tersebar di berbagai negara seperti China, Uni Soviet, Belanda, Cheko-Slovakia, Jerman, dan Swedia.
Namun, gejolak politik pasca peristiwa 30 September 1965 membuat nasib mereka berubah drastis. Mereka terjebak dan tidak bisa kembali ke Tanah Air. Lebih tragis lagi, status kewarganegaraan mereka dicabut. Selama lebih dari 30 tahun, para eksil ini terpaksa menjalani hidup di negeri orang tanpa pernah bisa bertemu dengan keluarga dan sahabat yang ditinggalkan di Indonesia.
Proses Kreatif di Balik Layar
Perjalanan produksi film ini bukanlah hal yang instan. Lola Amaria memulai proses penggarapan EKSIL sejak tahun 2015 dan baru merampungkannya pada tahun 2022. Totalitas Lola sebagai sutradara dan produser terlihat dari riset mendalam yang ia lakukan. Ia rela mendatangi langsung negara-negara tempat para eksil menetap demi membangun narasi yang autentik dan menyentuh.
Dalam proses penulisan naskah, Lola berkolaborasi dengan Gunawan Rahardja untuk memastikan setiap detail kisah tersampaikan dengan tepat. Dedikasi ini membuahkan hasil manis. Film ini resmi tayang secara komersial di bioskop Indonesia pada 1 Februari 2024. Sayangnya, saat film ini akhirnya dapat disaksikan publik, beberapa narasumber utama telah berpulang karena usia lanjut dan sakit.
Deretan Penghargaan Bergengsi
Kualitas EKSIL sebagai sebuah karya dokumenter tidak perlu diragukan lagi. Film ini berhasil membawa pulang penghargaan Best Film dari Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2022. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa isu sejarah dan kemanusiaan yang diangkat mampu beresonansi kuat di kancah festival film internasional.
Prestasi tersebut berlanjut di ajang perfilman nasional. Pada gelaran Festival Film Indonesia (FFI) 2023, EKSIL dinobatkan sebagai pemenang dalam kategori Film Dokumenter Panjang Terbaik. Deretan trofi ini menegaskan posisi Lola Amaria sebagai salah satu sineas dokumenter terdepan di Indonesia yang berani mengangkat narasi yang terlupakan.
Pemutaran khusus ini menjadi bukti bahwa kisah para eksil masih memiliki tempat di hati masyarakat Indonesia. Di tengah gempuran film-film komersial, antusiasme terhadap film dokumenter berkualitas seperti EKSIL menunjukkan bahwa penonton Tanah Air semakin kritis dan haus akan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan memanusiakan. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan perjalanan sejarah yang menyayat hati ini di layar lebar pada 4 Juli mendatang.









