
Jefan Nathanio: Rekam Jejak dari Dewa, Tampan Tailor, ke Dukun Magang
Nama Jefan Nathanio semakin diperhitungkan di industri hiburan Tanah Air. Aktor muda kelahiran 25 Desember 2005 ini tengah bersiap menyapa penggemar lewat film komedi horor terbarunya, Dukun Magang, yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 18 Juni 2026. Dalam film tersebut, ia akan beradu akting dengan sederet nama seperti Hana Saraswati, Fajar Nugra, hingga Mamang Osa.
Debut Akting yang Kerap Disalahpahami
Banyak publik yang mengira bahwa Tampan Tailor merupakan debut akting Jefan Nathanio. Padahal, perjalanannya di dunia seni peran dimulai jauh sebelum film tersebut booming. Jefan mengawali karier aktingnya pada usia yang sangat belia, tepatnya saat berusia enam tahun.
Debut pertamanya terjadi di layar kaca lewat sinetron berjudul Dewa. Dalam sinetron yang dibintangi Naysilla Mirdad dan Dude Harlino itu, Jefan tampil sebagai kameo. “Memang Tampan Tailor yang paling naik, tapi sebenarnya ada Dewa, waktu itu saya umur lima atau enam tahun,” ungkapnya dalam sebuah wawancara eksklusif.
Melejit Berkat Film Tampan Tailor
Satu tahun setelah sinetron Dewa, ia melanjutkan kiprahnya dengan syuting film Sanubari Jakarta. Namun, batu loncatan terbesarnya tiba ketika ia beradu akting dengan aktor senior Vino G Bastian. Melalui film Tampan Tailor, kemampuan akting Jefan muda mendapat apresiasi luas dari kritikus dan penonton.
Berkat perannya di film tersebut, Jefan Nathanio berhasil membawa pulang penghargaan Aktor Cilik Terbaik dari ajang Piala Maya. Pencapaian ini menandai transformasinya dari aktor cilik kameo menjadi pemain yang diperhitungkan di industri film nasional.
Produktif di Televisi dan Fakta Unik Karier
Pasca kesuksesan Tampan Tailor, langkah Jefan di dunia hiburan semakin tak terbendung. Sepanjang tahun 2017 hingga 2018, ia sangat produktif menghiasi televisi lewat berbagai sinetron dan FTV. Beberapa judul populer yang ia bintangi antara lain Jin dan Jun Makin Gokil, Rohaya & Anwar: Kecil-Kecil Jadi Manten, serta Jumat ke-13.
Ia juga pernah bermain dalam sinetron Tendangan Garuda yang tayang hingga 100 episode, di mana ia beradu akting dengan Kiesha Alvaro dan Yusuf Mahardhika. Menariknya, Jefan sempat mengungkap sebuah fakta unik. “Ada salah satu proyek sinetron dengan jumlah episode hampir 1.000. Harusnya saya ambil itu,” akunya, menyiratkan ada peluang besar yang pernah menghampirinya di masa lalu.
Menuju Dukun Magang dan Potensi di Masa Depan
Kini, Jefan Nathanio siap mengeksplorasi genre baru. Dukun Magang yang akan tayang Juni mendatang menjadi tantangan tersendiri karena memadukan unsur komedi dan horor. Didukung oleh lawan main berpengalaman seperti Hana Saraswati dan Fajar Nugra, film ini berpotensi menjadi momentum penting lainnya dalam karier Jefan.
Perjalanan karier Jefan Nathanio adalah contoh nyata bahwa perjalanan di industri hiburan tidak selalu instan. Dari kameo kecil di sinetron, ia bertumbuh menjadi pemenang Piala Maya, lalu kini terus menantang diri dengan peran-peran baru. Tentunya, proyek-proyek mendatang seperti Dukun Magang akan menarik dinantikan untuk melihat bagaimana aktor muda ini selanjutnya memperkaya portofolionya di dunia akting Indonesia.








