Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

pexels photo 11938610
SainsTrending

Alat Desalinasi Ini Ubah Air Laut Jadi Tawar dan Tambang Litium

By Falah Malaika Az Zahra
21 Juni 2026 3 Min Read
0

Di tengah krisis air bersih global dan lonjakan permintaan baterai kendaraan listrik, para peneliti dari University of Rochester menghadirkan sebuah terobosan yang menjawab dua masalah besar sekaligus. Mereka berhasil menciptakan perangkat desalinasi bertenaga surya yang tidak hanya mampu mengubah air laut menjadi air tawar, tetapi juga dapat ‘menambang’ litium, material penting untuk baterai masa depan.

Mekanisme Canggih di Balik Teknologi Superwicking

Inovasi yang dipimpin oleh Profesor Optik dan Fisika, Chunlei Guo, ini berpusat pada penggunaan material revolusioner bernama superwicking black metal. Permukaan logam ini diubah strukturnya pada tingkat mikroskopis menggunakan pulsa laser femtosecond. Hasilnya, logam tersebut memiliki dua sifat unik: mampu menyerap hampir seluruh cahaya matahari dan menyedot air hingga membentuk lapisan tipis secara terus-menerus.

Dengan memanfaatkan energi surya, lapisan air tipis ini dipanaskan dan diuapkan menjadi uap air tawar yang siap dikondensasi. Pendekatan ini sangat berbeda dari pabrik desalinasi konvensional yang biasanya mengandalkan filter bertekanan tinggi atau proses penyulingan yang boros energi.

Baca juga  Smart Geprek, Inovasi Warga Gandaria Sulap Sampah Plastik Jadi Cuan

Solusi Cerdas Atasi Kerak Garam dengan Efek Cincin Kopi

Salah satu kendala klasik dalam teknologi desalinasi adalah penumpukan kerak garam dan mineral seperti kalsium serta magnesium yang dapat menyumbat dan merusak mesin. Tim Guo mengatasi masalah ini dengan pendekatan fisika fluida yang sederhana namun brilian, terinspirasi dari fenomena sehari-hari.

“Jika Anda meneteskan kopi di meja, akhirnya airnya akan menguap dan meninggalkan cincin partikel kopi yang pekat di tepi luarnya,” jelas Guo. Dengan menerapkan prinsip coffee ring effect ini, alur ukiran laser pada alat memandu garam dan mineral sisa untuk menyingkir ke area pasif. Alhasil, area utama penguapan tetap bersih dan mampu membersihkan dirinya sendiri secara otomatis tanpa perawatan rumit.

Tanpa Limbah Brine, Panen Garam Padat

Berbeda dengan pabrik desalinasi konvensional yang menghasilkan limbah cair brine (air garam super pekat) berbahaya bagi ekosistem laut, perangkat ini menghasilkan sisa buangan berupa garam padat. Limbah padat ini tidak hanya lebih aman bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru karena garam tersebut dapat langsung dipanen.

Baca juga  CATL Resmikan Pusat Uji Penyimpanan Energi Terbesar Dunia di Xiamen

Bentuk padat inilah yang menjadi kunci untuk mengambil kembali material berharga dari laut, mengubah paradigma dari sekadar membuang limbah menjadi memanen sumber daya.

Memanen Litium Langsung dari Air Laut

Tim peneliti melangkah lebih jauh dengan memodifikasi permukaan logam menggunakan nanopartikel hydrogen titanate yang disematkan ke dalam alur laser. Partikel ini dirancang khusus untuk menangkap ion litium yang terkandung dalam garam sisa. Dalam pengujian menggunakan air dari Great Salt Lake di Utah, perangkat ini berhasil memulihkan sekitar separuh dari total litium yang terkandung di dalam air tersebut.

“Menambang lithium dari dalam bumi terbukti sangat membebani lingkungan dan menguras energi, jadi menarik lithium langsung dari air laut bisa menjadi jalur alternatif yang sangat penting di masa depan,” ungkap Guo. Teknologi ini menawarkan harapan untuk rantai pasok baterai yang lebih berkelanjutan, sejalan dengan transisi global menuju energi hijau.

Masa Depan Air Bersih dan Energi Berkelanjutan

Meskipun saat ini masih berada dalam tahap pembuktian konsep (proof-of-concept) dan memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk mencapai skala industri, inovasi dari University of Rochester ini membuka jalan baru yang revolusioner. Dengan memanfaatkan rekayasa permukaan material, perangkat ini berpotensi mengatasi krisis air bersih di wilayah pesisir sekaligus menyediakan bahan baku penting untuk perangkat elektronik dan kendaraan listrik.

Baca juga  Teknologi Mutakhir di Balik Modernisasi Armada Laut Pertamina

Keberhasilan uji coba menggunakan sampel air dari Samudra Pasifik, Atlantik, dan Hindia menunjukkan fleksibilitas alat ini di berbagai kondisi geografis. Di masa depan, atap rumah di tepi pantai mungkin tidak hanya menghasilkan air minum, tetapi juga ‘menambang’ logam berharga untuk menopang kehidupan modern yang semakin bergantung pada teknologi baterai.

Tags:

air lautbateraidesalinasienergi suryalitiumteknologi ramah lingkunganUniversity of Rochester
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
pexels photo 1770988
Previous

Anne Hathaway Hampir Buta di Mata Kiri Akibat Katarak di Usia Muda

pexels photo 36660925
Next

BI Hadirkan Pameran Wayang, Hiburan Rakyat Lintas Krisis

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 30844787
      Booster Pack 30th Celebration Rayakan 30 Tahun Pokémon Game Kartu
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026
    • pexels photo 36982099
      Tempe vs Tahu: Mana yang Lebih Kaya Gizi? Simak Perbandingannya
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026
    • pexels photo 5415445 3
      Karawang Cetak Sejarah, Raih Opini WTP ke-11 Secara Berturut-turut
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026
    • pexels photo 18663994
      Meta, Google, TikTok Bayar Rp 486 Miliar Ganti Rugi Krisis Mental Siswa AS
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026
    • pexels photo 5554949
      Sharp Aquos R11 Resmi, Bawa Kamera Telefoto 38,5 MP dan Chipset Snapdragon 8s Gen 4
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 30844787
    Game Trending

    Booster Pack 30th Celebration Rayakan 30 Tahun Pokémon Game Kartu

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 36982099
    Article Food

    Tempe vs Tahu: Mana yang Lebih Kaya Gizi? Simak Perbandingannya

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 5415445 3
    Article Trending

    Karawang Cetak Sejarah, Raih Opini WTP ke-11 Secara Berturut-turut

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 18663994
    Gadget Sains Trending

    Meta, Google, TikTok Bayar Rp 486 Miliar Ganti Rugi Krisis Mental Siswa AS

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 5554949
    Gadget Trending

    Sharp Aquos R11 Resmi, Bawa Kamera Telefoto 38,5 MP dan Chipset Snapdragon 8s Gen 4

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 36660925
    News

    BI Hadirkan Pameran Wayang, Hiburan Rakyat Lintas Krisis

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 11938610
    Sains Trending

    Alat Desalinasi Ini Ubah Air Laut Jadi Tawar dan Tambang Litium

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 1770988
    Public Figure Trending

    Anne Hathaway Hampir Buta di Mata Kiri Akibat Katarak di Usia Muda

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 33755412
    Gadget Trending

    Duel Kamera Galaxy A37 vs A57 5G: Mana Hasil Fotonya Lebih Oke?

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.