Bandung, — Samsung Galaxy A37 5G dan Galaxy A57 5G hadir sebagai dua pilihan menarik di kelas menengah dengan spesifikasi kamera yang sekilas mirip. Keduanya sama-sama dibekali kamera utama 50 MP dengan Optical Image Stabilization (OIS). Namun, dalam praktiknya, hasil jepretan kedua ponsel ini menunjukkan karakter yang berbeda. Pengujian langsung dalam berbagai skenario pencahayaan mengungkap bagaimana masing-masing perangkat mengolah detail, warna, dan dynamic range untuk menjawab pertanyaan: mana yang lebih oke untuk kebutuhan fotografi harianmu?
Reproduksi Warna di Dalam Ruangan
Saat memotret di dalam ruangan dengan pencahayaan alami dari atap kaca, kedua ponsel mampu menjaga detail tekstur dinding, karpet, dan ornamen kaligrafi dengan sangat baik. Ini membuktikan bahwa sensor 50 MP pada keduanya bekerja optimal dalam kondisi cahaya cukup. Perbedaan mulai terlihat pada karakter warna: Galaxy A57 5G menghasilkan tone yang sedikit lebih hangat, memberikan kesan gambar yang lebih hidup di mata. Sementara itu, Galaxy A37 5G menampilkan tone yang lebih netral dan mendekati warna asli objek, cocok bagi pengguna yang menyukai hasil foto tanpa banyak polesan saturasi.
Performa Fotografi Malam dan Kontrol Cahaya
Dukungan OIS menjadi penyelamat utama saat memotret di malam hari. Kedua perangkat mampu mengontrol sumber cahaya terang seperti lampu gedung dan papan nama tanpa kehilangan detail bangunan di sekitarnya. Namun, perbedaan utama terletak pada tingkat kecerahan dan pemrosesan gambar. Galaxy A57 5G cenderung menghasilkan gambar yang sedikit lebih terang pada area wajah subjek, membuatnya terlihat lebih menonjol dalam foto low-light. Di sisi lain, Galaxy A37 5G justru lebih baik dalam menjaga detail lingkungan sekitar, menciptakan foto malam yang lebih seimbang antara subjek dan latar belakangnya.
Mode Portrait dan Efek Bokeh
Berkat dukungan AI Camera dan sensor 50 MP, mode portrait di kedua ponsel ini mampu memisahkan subjek dari latar belakang dengan rapi. Efek bokeh yang dihasilkan terlihat natural, tidak memotong rambut atau tepian pakaian secara kasar. Detail wajah, warna kulit, dan tekstur pakaian terekam dengan baik di kedua perangkat. Dalam kategori ini, perbedaan hampir tidak terasa signifikan karena keduanya sama-sama unggul dalam menciptakan foto portrait yang siap diunggah ke media sosial tanpa perlu banyak sentuhan editing tambahan.
Foto Lanskap dan Rentang Dinamis
Untuk foto pemandangan atau lanskap, baik Galaxy A37 5G maupun A57 5G mampu menghasilkan detail vegetasi yang baik serta rentang dinamis yang luas. Kemampuan HDR yang dimiliki keduanya memastikan langit tidak overexposure dan area bayangan tetap memiliki detail. Dalam skenario ini, hasil foto keduanya hampir setara. Namun, Galaxy A57 5G kembali menunjukkan karakter warnanya yang sedikit lebih kontras, sementara Galaxy A37 5G mempertahankan warna yang lebih natural, khususnya saat mereproduksi warna merah, putih, dan oranye.
Kenyamanan Penggunaan Harian
Selain performa kamera, faktor ergonomis juga penting bagi pengguna yang sering memotret dalam waktu lama. Galaxy A57 5G hadir dengan desain yang sangat tipis, hanya 6,9 mm, dan bobot 179 gram. Ini membuatnya nyaman digenggam dalam waktu lama tanpa membuat tangan cepat lelah. Rangka Armor Aluminum yang kokoh serta sertifikasi IP68 untuk ketahanan air dan debu menambah kepercayaan diri saat memotret di luar ruangan. Meski demikian, desain ramping ini tidak menyertakan jack audio 3,5 mm, sehingga pengguna perlu beralih ke earphone Bluetooth untuk mendengarkan hasil rekaman video.
Pada akhirnya, duel kamera ini tidak menghasilkan satu pemenang mutlak. Galaxy A57 5G cocok bagi pengguna yang menginginkan foto dengan tone lebih hangat, kontras lebih tinggi, dan subjek yang lebih menonjol di kondisi minim cahaya. Sementara Galaxy A37 5G adalah pilihan tepat bagi mereka yang menghargai reproduksi warna natural dan keseimbangan detail di seluruh frame. Memahami karakter ini membantumu memilih ponsel yang sesuai dengan preferensi visual dan gaya fotografi harianmu.









