Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

ArticleNews

Jika Terus Bingung dan Bersalah di Sekitar Seseorang, Mereka Mungkin Gunakan 9 Taktik Pasif-Agresif

By Falah Malaika Az Zahra
9 November 2025 3 Min Read
0
Updated on 10 November 2025

Memahami Perilaku Pasif-Agresif dalam Hubungan

Dalam setiap hubungan, baik itu dengan pasangan, teman, rekan kerja, atau anggota keluarga, rasa nyaman dan aman adalah fondasi yang penting untuk menjaga kesehatan emosional. Ketika kita berada di dekat orang yang suportif, kita biasanya merasa tenang, diterima, dan dihargai. Namun, terkadang kita justru merasa bingung, bersalah, cemas, atau bahkan mempertanyakan diri sendiri tanpa alasan yang jelas.

Jika hal ini sering terjadi, mungkin Anda sedang menghadapi perilaku pasif-agresif. Dalam psikologi, perilaku ini diartikan sebagai bentuk ekspresi kemarahan atau penolakan secara tidak langsung. Alih-alih menyampaikan emosi secara terbuka, pelaku menggunakan cara-cara halus, menyakitkan, dan membingungkan. Akibatnya, Anda merasa bersalah, tidak cukup baik, atau selalu “salah” seolah-olah semua masalah berasal dari diri Anda sendiri.

Berikut adalah sembilan taktik pasif-agresif yang sering digunakan:


  • Silent Treatment: Diam untuk Mengontrol

    Alih-alih berbicara atau menjelaskan apa yang mengganggu mereka, pelaku memilih diam, bahkan selama berhari-hari. Tujuannya bukan untuk menenangkan diri, melainkan menghukum Anda secara emosional. Anda merasa bingung dan bertanya-tanya apa kesalahan Anda hingga akhirnya meminta maaf meski tidak tahu alasannya.



  • Menunda atau Sengaja Tidak Menyelesaikan Tugas

    Saat diminta melakukan sesuatu, mereka menyetujui di awal tetapi pada akhirnya terlambat, tidak selesai, atau hasilnya asal-asalan. Ini adalah cara pasif untuk menyatakan ketidaksetujuan tanpa terlihat menolak.



  • Pujian yang Ternyata Sindiran

    Penilaian mereka terdengar seperti pujian, tetapi justru merendahkan. Contohnya: “Wah, kamu akhirnya bisa ya dandan rapi juga.” Nada seperti ini membuat Anda kebingungan antara harus tersenyum atau merasa tersindir.



  • Mengungkapkan Kemarahan Melalui Humor atau Candaan

    Kritik disamarkan sebagai lelucon. Saat Anda tersinggung, mereka berkata, “Kok baper? Itu kan cuma bercanda.” Akhirnya, Anda yang merasa salah karena dianggap terlalu sensitif.



  • Membuat Anda Merasa Bersalah (Guilt-Tripping)

    Mereka tidak menyatakan kebutuhan secara langsung, tetapi membuat Anda merasa bersalah karena tidak memenuhi ekspektasi yang tidak pernah diberitahukan. Anda dipaksa menanggung tanggung jawab atas emosi mereka.



  • Victim Playing: Selalu Menjadi Korban

    Dalam konflik apa pun, mereka selalu jadi pihak yang “paling tersakiti”. Anda akhirnya merasa tidak enak hati dan mengalah, meski sebenarnya mereka yang membelokkan keadaan.



  • Sengaja Mengabaikan Batasan Anda

    Mereka berpura-pura lupa, salah paham, atau tidak mendengar batasan yang Anda buat. Seolah-olah Anda tidak berhak menetapkan kenyamanan atau berkata “tidak”. Contohnya: Anda bilang ingin istirahat, mereka tetap menuntut perhatian—lalu mengeluh jika Anda menolak.



  • Memberi Informasi Secuil demi Secuil

    Informasi penting ditahan, diberikan setengah-setengah, atau disampaikan terlambat. Anda pun nampak tidak kompeten atau terpaksa bergantung pada mereka.



  • Menghadirkan Ketidakpastian Emosional

    Anda tidak pernah tahu kapan mereka marah, kecewa, atau senang. Suasana hati mereka berubah-ubah tanpa penjelasan. Ini menyebabkan Anda selalu siaga dan takut melakukan kesalahan.


Mengapa Taktik Pasif-Agresif Efektif?

Karena mereka menciptakan kebingungan dan rasa bersalah, dua emosi yang membuat orang sulit menolak atau membela diri. Anda merasa:
* Tidak enak hati
* Takut menyakiti mereka
* Takut dianggap jahat
* Merasa selalu salah

Kebingungan dan rasa bersalah membuat Anda semakin mudah dikendalikan.

Ciri Umum yang Dialami Korban

Jika menghadapi orang pasif-agresif, Anda mungkin mengalami:
* Overthinking
* Mudah merasa bersalah
* Sulit mengekspresikan pendapat
* Merasa diri selalu keliru
* Energi emosional terkuras
* Perasaan terisolasi
* Bahkan akhirnya mempertanyakan kewarasan sendiri.

Mengapa Mereka Bertindak Pasif-Agresif?

Perilaku ini umumnya terbentuk dari:
* Sulit mengekspresikan emosi secara langsung
* Takut konflik
* Trauma masa lalu
* Kepercayaan diri rendah
* Butuh kontrol tanpa ingin terlihat “jahat”

Namun, alasan bukanlah pembenaran—akibatnya tetap merugikan.

Bagaimana Menghadapinya?

Beberapa langkah yang dapat dilakukan:
* Kenali taktiknya
* Tetapkan batas tegas
* Komunikasikan secara jelas
* Jangan merasa wajib menyenangkan mereka
* Dokumentasikan percakapan (jika di lingkungan kerja)
* Cari bantuan profesional jika melelahkan

Yang terpenting: Anda tidak wajib menerima perilaku yang membingungkan dan merendahkan.

Kapan Saatnya Menjauh?

Jika perilaku ini:
* Berulang tanpa perubahan
* Membuat Anda tidak berharga
* Menguras mental dan emosi
* Memengaruhi keseharian dan kesehatan

Maka menjauh bisa menjadi pilihan terbaik.

Melindungi diri bukanlah tindakan egois. Itu adalah bentuk cinta pada diri sendiri.

Kesimpulan

Hubungan yang sehat membuat kita merasa tenang, bukan bingung atau selalu bersalah. Jika kehadiran seseorang justru menciptakan tekanan emosional, kebingungan, dan bersalah tanpa alasan, mungkin Anda sedang berhadapan dengan perilaku pasif-agresif.

Mengenali taktik mereka adalah langkah pertama untuk merebut kembali kendali atas hidup Anda. Ingat, Anda berhak diperlakukan dengan hormat, didengar, dan dihargai. Jangan biarkan siapa pun membuat Anda meragukan nilai diri sendiri.

Pada akhirnya, kesehatan mental Anda lebih berharga daripada mempertahankan hubungan yang melelahkan.

Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
Previous

Belasan Budaya Cirebon Diakui sebagai Warisan Takbenda

Next

Festival Shiva Menarik Peminat Candi Prambanan

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 38281596
      55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 36095242
      Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 8799979
      Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 33061128
      Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 11855063
      Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 38281596
    Game Trending

    55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36095242
    Music News

    Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 8799979
    News Sains

    Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 33061128
    Gadget News

    Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 11855063
    Music News

    Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 18441494
    Gadget News

    Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portable Pertama

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 20674548
    Sains Trending

    Pedesaan Jepang Sepi Ditinggal Warga, Populasi Rusa dan Babi Hutan Melonjak Tajam

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36231699 1
    Public Figure Trending

    Detail Kebaya Akad Nikah Jennifer Coppen, Perpaduan Adat Jawa dan Sentuhan Modern

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 35654096 1
    Film Trending

    Film EKSIL Gelar Pemutaran Khusus di Blok M, 4 Juli 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.