Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

pexels photo 38170143
NewsSains

Misteri Anjing Hantu Amazon Terkuak Setelah 25 Tahun Penelitian

By Falah Malaika Az Zahra
19 Juni 2026 3 Min Read
0

Hampir seperempat abad lamanya, seekor predator kecil di pedalaman hutan Amazon dijuluki “anjing hantu” karena saking sulitnya ditemukan. Kini, misteri anjing telinga pendek (Atelocynus microtis) akhirnya mulai terkuak. Penelitian yang dimuat di jurnal Neotropical Biology and Conservation mengungkap fakta mengejutkan: populasi mereka ternyata jauh lebih besar dari yang dibayangkan, meskipun tetap bukan hewan yang mudah dijumpai.

Perburuan Hantu Hutan dengan Kamera Jebak

Untuk menguak tabir kehidupan makhluk misterius ini, tim peneliti memasang puluhan kamera jebak di dataran rendah Bolivia dan Peru. Selama lebih dari 25 tahun, mereka menjalankan 34 survei terpisah dan berhasil mengumpulkan 594 foto individu anjing telinga pendek. Jumlah tersebut cukup untuk menggambarkan pola aktivitas dan memperkirakan kepadatan populasi spesies yang semula dianggap sangat langka.

Data dari ribuan jam rekaman itu menjadi harta karun bagi ilmuwan, mengingat sebelumnya informasi tentang canid Amazon ini sangat minim. “Aspek paling mengejutkan adalah bahwa meskipun spesies ini bagaikan hewan mitos, anjing telinga pendek ternyata jauh lebih banyak dari yang kami bayangkan,” tulis para peneliti dalam laporan mereka.

Baca juga  PriMAT, AI Pelacak Primata yang Bikin Riset di Hutan Lebih Akurat

Ciri Khas yang Membedakan dari Kerabatnya

Secara fisik, anjing telinga pendek tampil unik di antara anggota keluarga Canidae lainnya. Posturnya kecil dengan kepala besar, telinga bulat mungil, kaki pendek, dan ekor panjang yang lebat. Warna bulunya bervariasi dari cokelat kemerahan hingga abu-abu kehitaman. Yang paling mencolok adalah telapak kakinya yang berselaput sebagian, fitur yang tidak dimiliki anjing Amazon lain dan sempat memunculkan dugaan bahwa ia hewan perairan.

Namun riset justru membantah asumsi itu. Meski berselaput, anjing telinga pendek adalah spesialis hutan sejati. Mereka menunjukkan preferensi kuat terhadap hutan lahan tinggi yang jauh dari sungai, menjelaskan mengapa manusia amat jarang berpapasan dengannya.

Populasi Lebih Padat dari Jaguar

Berdasarkan perhitungan dari gambar kamera, tim memperkirakan kepadatan populasi mencapai 15 ekor per 100 kilometer persegi. Angka ini menempatkan anjing telinga pendek di posisi lebih melimpah dibanding karnivora besar seperti jaguar, tetapi masih di bawah kucing sedang seperti oselot. Temuan ini mematahkan kekhawatiran lama bahwa hewan tersebut berada di ambang kepunahan karena sangat sulit terlacak.

Baca juga  Studi: 7% Populasi Orangutan Tapanuli Mati Akibat Banjir Sumatra

Meski demikian, para peneliti menekankan agar masyarakat tidak menganggap remeh. Kepadatan itu masih tergolong rendah untuk ukuran karnivora kecil, dan mereka tetap rentan terhadap deforestasi serta perambahan habitat.

Jam Sibuk dan Indra Super

Pola aktivitas hariannya pun terkonfirmasi: anjing telinga pendek paling aktif antara pukul 06.00 pagi hingga siang hari. Kebiasaan ini, dipadu dengan sifat tertutup serta indra pendengaran dan penciuman yang sangat tajam, membuat mereka selalu selangkah lebih dulu menghindar dari manusia. Inilah alasan mengapa hewan ini begitu sulit difoto atau bahkan sekadar dilihat sekilas oleh penduduk lokal.

Kepekaan tinggi terhadap kehadiran manusia juga menjelaskan mengapa riset konvensional seperti survei jejak atau perangkap hidup sering gagal. Teknologi kamera jebak modern menjadi kunci satu-satunya yang mampu mengabadikan mereka di lingkungan alami.

Harapan Baru untuk Konservasi Amazon

Temuan ini bukan sekadar kabar baik bagi pencinta satwa, melainkan juga angin segar bagi upaya konservasi di kawasan Amazon. Dengan bukti populasi yang lebih besar, strategi perlindungan bisa disusun lebih akurat. “Penelitian ini adalah contoh luar biasa bagaimana teknologi konservasi dan penginderaan jauh dapat memberi data substansial mengenai spesies paling misterius di hutan hujan Amazon,” ujar Robert Wallace, ilmuwan Wildlife Conservation Society yang memimpin studi.

Baca juga  Studi: 7% Populasi Orangutan Tapanuli Mati Akibat Banjir Sumatra

Kini, anjing telinga pendek tidak lagi sekadar mitos yang hanya terdengar dari cerita para penjelajah. Data ilmiah mulai mengisi halaman kosong tentang kehidupannya, memberi harapan bahwa masih banyak kejutan tersembunyi di rimba raya Amazon yang menanti untuk dipahami.

Tags:

anjing hantu AmazonAtelocynus microtiscanid Amazonhutan Amazonkamera jebakkonservasipenelitian satwa liar
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
pexels photo 38155084
Previous

Keanu AGL Beri Nasihat Penting untuk Endorser Usai Terseret Kasus Hanania Group

pexels photo 38090095
Next

Rex Party Rilis “Runaway”: Refleksi Frustrasi Sosial dan Politik

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 38281596
      55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 36095242
      Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 8799979
      Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 33061128
      Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 11855063
      Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 38281596
    Game Trending

    55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36095242
    Music News

    Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 8799979
    News Sains

    Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 33061128
    Gadget News

    Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 11855063
    Music News

    Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 18441494
    Gadget News

    Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portable Pertama

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 20674548
    Sains Trending

    Pedesaan Jepang Sepi Ditinggal Warga, Populasi Rusa dan Babi Hutan Melonjak Tajam

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36231699 1
    Public Figure Trending

    Detail Kebaya Akad Nikah Jennifer Coppen, Perpaduan Adat Jawa dan Sentuhan Modern

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 35654096 1
    Film Trending

    Film EKSIL Gelar Pemutaran Khusus di Blok M, 4 Juli 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.