Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

Article

Penjualan Mobil Listrik Global Pecah Rekor, Tembus 23 Juta Unit di 2026

By Falah Malaika Az Zahra
7 Juni 2026 4 Min Read
0

Pasar kendaraan listrik global kembali mengukir sejarah. Badan Energi Internasional (IEA) dalam laporan terbarunya memperkirakan penjualan mobil listrik dunia akan menembus 23 juta unit pada 2026, atau nyaris 30 persen dari seluruh mobil baru yang terjual tahun ini. Angka itu bukan sekadar proyeksi, melainkan buah dari pertumbuhan 20 persen yang sudah terjadi sepanjang 2025, ketika lebih dari 20 juta unit kendaraan listrik laku di pasar global. Kini, satu dari empat mobil baru yang meluncur di jalanan dunia adalah kendaraan listrik.

Rekor Penjualan Global yang Melampaui Ekspektasi

Dalam Global EV Outlook 2026, IEA mengonfirmasi bahwa momentum kendaraan listrik tidak hanya bertahan, tetapi justru menguat. Tahun lalu, penjualan mobil listrik tumbuh 20 persen dan melampaui angka 20 juta unit untuk pertama kalinya. Capaian itu membuat pangsa kendaraan listrik di pasar otomotif global mencapai sekitar 25 persen—sebuah lompatan yang beberapa tahun lalu dianggap terlalu ambisius.

Yang lebih menarik, rekor penjualan ini tidak lagi terpusat di segelintir negara. IEA menyebut hampir 100 negara mencatatkan penjualan kendaraan listrik tertinggi sepanjang sejarah mereka pada 2025. Artinya, adopsi mobil listrik kini meluas jauh melampaui kawasan tradisional seperti China, Eropa, dan Amerika Serikat, mulai merambah ke negara-negara berkembang yang sebelumnya dianggap belum siap.

Baca juga  QRIS Kini Bisa Digunakan di China, Perkuat Transaksi Lintas Negara

Pendorong Utama: Harga BBM, Kebijakan, dan Kompetisi Harga

Lonjakan ini tidak terjadi dalam ruang hampa. IEA menyoroti tiga faktor besar yang saling terkait. Pertama, kenaikan harga bahan bakar minyak yang dipicu krisis energi global membuat konsumen mencari alternatif yang lebih hemat. Kedua, kebijakan pemerintah di berbagai negara—mulai dari insentif fiskal hingga larangan kendaraan konvensional di masa depan—terus memberi kepastian pasar. Ketiga, harga kendaraan listrik yang makin kompetitif berkat skala produksi dan persaingan antarprodusen.

Banyak konsumen kini melihat mobil listrik bukan lagi sebagai barang mewah, melainkan solusi riil untuk menekan pengeluaran energi rumah tangga. Di tengah ketidakpastian harga minyak, biaya operasional kendaraan listrik yang lebih rendah menjadi daya tarik yang sulit diabaikan.

  • Harga BBM global melonjak, mendorong peralihan ke listrik yang lebih stabil.
  • Insentif pemerintah berupa subsidi pembelian dan penggantian kendaraan lama kian masif.
  • Harga jual kendaraan listrik turun signifikan, terutama di segmen menengah.
  • Infrastruktur pengisian daya terus diperluas di banyak negara.

China Tetap Menjadi Motor Utama Pasar EV Dunia

China masih menjadi pusat gravitasi kendaraan listrik global. IEA mencatat penjualan mobil listrik di Negeri Tirai Bambu mencapai sekitar 12,9 juta unit pada 2025, naik 17 persen dibanding tahun sebelumnya. Pangsa kendaraan listrik di pasar otomotif China pun terus membengkak: sekitar 60 persen mobil baru yang dijual di sana tahun lalu adalah kendaraan listrik.

Baca juga  China Makin Dekat Wujudkan 'Matahari Buatan'

Keberhasilan China tidak lepas dari kombinasi insentif pemerintah yang agresif dan perang harga di dalam negeri. Program penggantian kendaraan tua dengan model listrik baru membuat permintaan tetap tinggi. Sementara itu, persaingan sengit antarprodusen lokal memaksa harga turun, menjadikan mobil listrik terjangkau bagi lebih banyak kalangan. Alhasil, China kini memproduksi hampir 75 persen kendaraan listrik dunia, menjadikannya eksportir utama ke berbagai pasar internasional.

Perluasan Pasar ke Negara Berkembang

Salah satu temuan paling menggembirakan dari laporan IEA adalah pergeseran peta adopsi. Jika dulu pertumbuhan kendaraan listrik hanya terpusat di China, Eropa, dan Amerika Utara, kini negara-negara berkembang mulai mencatatkan rekor penjualannya sendiri. IEA menyebut momentum ini terjadi di hampir 100 negara, menandakan bahwa transisi ke mobilitas listrik bukan lagi monopoli negara maju.

Fenomena ini didorong oleh masuknya model-model kendaraan listrik yang lebih terjangkau dari China dan produsen global lainnya. Di banyak negara berkembang, harga mobil listrik kini bersaing langsung dengan mobil konvensional, sementara biaya perawatan dan operasionalnya jauh lebih rendah. Ditambah dengan tekanan harga BBM yang tinggi, konsumen di kawasan ini mulai beralih lebih cepat dari yang diperkirakan.

Baca juga  Kebutuhan Gas Pembangkit Listrik Diproyeksi Tumbuh 4,5% per Tahun

Krisis Energi Justru Mempercepat Adopsi EV

Ironisnya, krisis energi global dan lonjakan harga minyak justru menjadi akselerator bagi kendaraan listrik. IEA mencatat bahwa ketika harga bahan bakar fosil tidak stabil, masyarakat mencari kepastian dalam bentuk energi yang lebih mandiri dan terukur. Mobil listrik, yang bisa diisi daya dari jaringan listrik rumah atau stasiun pengisian, menawarkan perlindungan dari fluktuasi harga minyak.

Di sisi lain, banyak pemerintah memanfaatkan momen ini untuk memperkuat ketahanan energi nasional dengan mendorong transportasi berbasis listrik. Kebijakan seperti subsidi pengisian daya, pembebasan pajak, hingga pembangunan infrastruktur pengisian umum kian gencar. Semua ini menciptakan ekosistem yang membuat kendaraan listrik semakin menarik, bukan hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga ekonomi.

Rekor penjualan kendaraan listrik yang dicatat IEA bukan sekadar angka statistik. Ini adalah sinyal bahwa transisi energi di sektor transportasi sedang berjalan lebih cepat dari skenario yang dibayangkan. Dengan hampir sepertiga mobil baru di dunia diproyeksikan bertenaga listrik tahun ini, konsumen, industri, dan pemerintah perlu bersiap menghadapi masa depan mobilitas yang lebih bersih, efisien, dan terhubung. Bagi Indonesia, tren ini menjadi pengingat bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik di dalam negeri harus diiringi kebijakan yang mendukung, agar tidak tertinggal dalam arus besar revolusi otomotif global.

Tags:

ChinaIEAkendaraan listrikmobil listrikotomotif globalpenjualan EVtransisi energi
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
Previous

Lewat Sidik Jari Debu Kosmik, Ilmuwan Berhasil Timbang Planet Tak Kasat Mata

Next

Durasi Ideal Angkat Beban untuk Jantung Sehat: Studi Temukan Risiko Kurva-J

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 38281596
      55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 36095242
      Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 8799979
      Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 33061128
      Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 11855063
      Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 38281596
    Game Trending

    55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36095242
    Music News

    Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 8799979
    News Sains

    Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 33061128
    Gadget News

    Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 11855063
    Music News

    Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 18441494
    Gadget News

    Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portable Pertama

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 20674548
    Sains Trending

    Pedesaan Jepang Sepi Ditinggal Warga, Populasi Rusa dan Babi Hutan Melonjak Tajam

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36231699 1
    Public Figure Trending

    Detail Kebaya Akad Nikah Jennifer Coppen, Perpaduan Adat Jawa dan Sentuhan Modern

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 35654096 1
    Film Trending

    Film EKSIL Gelar Pemutaran Khusus di Blok M, 4 Juli 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.