Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

kota singkawang
Article

Sejarah Kota Singkawang yang Mayoritas Penduduknya Keturunan Tionghoa

By Falah Malaika Az Zahra
30 Mei 2024 2 Min Read
0
Updated on 20 Oktober 2025

Kota Singkawang yang ada di Kalimantan Barat terkenal sebagai daerah dengan penduduk Tionghoa terbesar di Indonesia. Meskipun berada di tanah Kalimantan yang menjadi tempat dari masyarakat suku Dayak, mayoritas penduduk yang ada di kota ini adalah orang-orang keturunan Tionghoa.

Hal ini pula yang membuat Singkawang menjadi salah satu pecinan terbesar di Indonesia. Di sepanjang jalan kota, kita bisa melihat unsur-unsur Tionghoa yang sangat kental sekali.

Klenteng-klenteng pun turut menjadi salah satu bangunan yang cukup umu ditemui. Sehingga, kota ini juga punya sebutan sebagai Kota 1000 Klenteng.

Lalu, mengapa orang-orang keturunan Tionghoa adalah masyarakat yang paling besar di kota ini?

Bermula dari datangnya para penambang Tionghoa

Mari kita ketahui hal tersebut dari bagaimana sejarah Kota Singkawang pada zaman dahulu. Dulunya, daerah ini merupakan salah satu wilayah dari Kesultanan Sambas yang pusat pemerintahannya berada di daerah Kota Sambas yang jaraknya sekitar 80 kilometer dari Singkawang.

Oleh orang-orang Tionghoa, daerah ini disebut sebagai San Khew Jong. Yang mana, kata ‘san’ memiliki arti gunung dan hutan, ‘khew’ berarti mulut sungai, dan ‘jong’ artinya adalah laut. Penamaan tersebut sesuai dengan bagaimana kondisi geografis dari wilayah ini.

Pada saat itu, daerah yang masih disebut sebagai Desa Singkawang merupakan daerah persinggahan dari orang-orang yang bekerja sebagai penambang dan pedagang yang berasal dari Tiongkok.

Mereka ini sengaja dipekerjakan oleh Panembahan Mempawah pada tahun 1740. Setelahnya, pada tahun 1760 Sultan Mempawah pun juga mengundang penambang Tiongkok secara besar-besaran untuk bekerja di daerah Monterado. Secara etnis, orang-orang Tionghoa ini kebanyakan berasal dari suku Hakka/ Khek dan Tiochiu,

Singkawang ini selain menjadi tempat peristirahatan juga menjadi daerah transit untuk pengangkutan serbuk emas. Sehingga, perlahan Singkawang pun berkembang menjadi daerah perdagangan.

Sebagaimana buku Dari Singkawang Menuju Kebhinekaan sebutkan, daerah ini adalah entreport sekaligus pelabuhan transit kapal-kapal yang mengangkut para penambang dari Tiongkok.

Selain itu, Singkawang juga menjadi pintu bagi mereka yang hendak ke daerah pedalaman Borneo Barat, yang mana daerah ini sangat kaya dengan emas.

Singkawang sebelumnya telah ditempati oleh orang-orang suku Dayak Salako. Mereka menyebutnya sebagai Sakawokng. Uniknya, penyebutan ini pun ternyata mirip dengan penamaan yang diberikan oleh masyarakat Tionghoa setelah mereka datang ke sini.

Seiring berjalannya waktu, orang-orang Tionghoa pun mulai membangun permukiman di sepanjang sungai-sungai di daerah ini, misalnya di sepanjang Sungai Singkawang, Sungai Raya, dan Sungai duri.

Perlahan mereka juga semakin beradaptasi dengan masyarakat Dayak yang cenderung tinggal di daerah pedalaman dan orang-orang Melayu yang ada di pesisir dan hidup berdampingan dengan baik di tengah perbedaan latar belakang tersebut.

Nilai-nilai untuk menghargai keragaman ini pun terus dipertahankan dari generasi ke generasi. Bahkan, Singkawan pun dinobatkan menjadi salah satu kota paling toleran di tahun 2021 oleh Setara Institute.

Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
webinar makin cakap indonesia
Previous

Webinar Makin Cakap Digital 2022: Waspada Rekam Jejak Digital di Internet

Next

Uniqlo x JW Anderson Rilis Koleksi Musim Dingin 2025

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 38281596
      55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 36095242
      Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 8799979
      Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 33061128
      Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 11855063
      Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 38281596
    Game Trending

    55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36095242
    Music News

    Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 8799979
    News Sains

    Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 33061128
    Gadget News

    Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 11855063
    Music News

    Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 18441494
    Gadget News

    Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portable Pertama

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 20674548
    Sains Trending

    Pedesaan Jepang Sepi Ditinggal Warga, Populasi Rusa dan Babi Hutan Melonjak Tajam

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36231699 1
    Public Figure Trending

    Detail Kebaya Akad Nikah Jennifer Coppen, Perpaduan Adat Jawa dan Sentuhan Modern

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 35654096 1
    Film Trending

    Film EKSIL Gelar Pemutaran Khusus di Blok M, 4 Juli 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.