Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

pexels photo 29856475
Public FigureTrending

Tiongkok Kecam AS Masukkan Alibaba, BYD, Baidu ke Daftar Hitam Militer

By Falah Malaika Az Zahra
14 Juni 2026 3 Min Read
0

Pemerintah Tiongkok melayangkan protes resmi terhadap keputusan Amerika Serikat yang memasukkan sejumlah raksasa teknologi negara itu ke dalam daftar hitam militer. Langkah Washington yang dinilai sewenang-wenang ini memicu ketegangan baru di tengah hubungan dagang yang sudah memanas.

Latar Belakang Daftar Hitam Militer AS

Daftar hitam militer Amerika Serikat, yang secara resmi dikenal sebagai “Chinese Military Companies” (CMC), berisi entitas yang dianggap memiliki koneksi langsung dengan militer atau sektor pertahanan Tiongkok. Masuknya sebuah perusahaan ke daftar ini membawa larangan keras: warga negara dan perusahaan AS dilarang melakukan transaksi keuangan, termasuk investasi dan pembelian saham.

Aturan ini mulai diberlakukan secara bertahap sejak pemerintahan sebelumnya dan menjadi salah satu instrumen utama Washington dalam membendung ekspansi teknologi Tiongkok. Alasan resmi yang kerap digunakan adalah ancaman terhadap keamanan nasional dan potensi spionase lewat rantai pasok teknologi.

Alibaba, BYD, dan Baidu Masuk Radar

Gelombang terbaru daftar hitam ini menyasar tiga nama besar: Alibaba, BYD, dan Baidu. Alibaba, melalui unit komputasi awannya, dianggap menyimpan data sensitif yang bisa digunakan untuk keperluan militer. Sementara itu, BYD sebagai produsen baterai dan kendaraan listrik dicurigai memasok teknologi ke sektor pertahanan. Adapun Baidu, dengan kekuatannya di bidang kecerdasan buatan, diduga mengembangkan sistem pengenalan wajah yang dipakai militer.

Baca juga  Harga BBM Meroket, Industri Kendaraan Listrik Tiongkok Panen Keuntungan

Penetapan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, perusahaan seperti Huawei, SMIC, dan DJI telah lebih dulu masuk daftar serupa. Namun, penyertaan Alibaba—yang merupakan simbol ekonomi digital Tiongkok—menjadi sinyal bahwa ruang gerak perusahaan teknologi Negeri Tirai Bambu kian sempit di pasar global.

Protes Keras dari Beijing

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok langsung mengecam langkah AS tersebut. Ia menyebut tindakan itu sebagai bentuk diskriminasi ekonomi dan politisasi isu bisnis yang jelas-jelas melanggar prinsip perdagangan bebas. “Kami mendesak AS untuk segera mencabut keputusan tidak masuk akal ini dan berhenti menekan perusahaan Tiongkok,” tegasnya dalam konferensi pers.

Beijing menilai label “militer” hanyalah kedok untuk menghambat daya saing perusahaan Tiongkok yang semakin mendominasi sektor teknologi tinggi. Pihak berwenang juga mengisyaratkan bakal mengambil langkah balasan sepadan untuk melindungi kepentingan nasionalnya.

Dampak bagi Hubungan AS-Tiongkok dan Pasar

Langkah terbaru ini semakin memperkeruh hubungan bilateral yang sudah rapuh akibat perang dagang dan rivalitas geopolitik. Investor global pun dibuat was-was. Indeks saham teknologi Hong Kong sempat melemah setelah pengumuman daftar baru, sementara nilai tukar yuan ikut tertekan.

Baca juga  Harga BBM Meroket, Industri Kendaraan Listrik Tiongkok Panen Keuntungan

Di sisi lain, perusahaan-perusahaan yang masuk daftar hitam harus bekerja ekstra keras menjaga kepercayaan mitra internasional. Alibaba, misalnya, langsung mengeluarkan pernyataan bahwa seluruh operasinya patuh pada regulasi global dan tidak pernah terlibat dalam aktivitas militer.

Implikasi bagi Indonesia dan Rantai Pasok Regional

Kebijakan AS ini ikut berimbas ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia. BYD, yang sedang agresif memperluas produksi kendaraan listrik di kawasan, bisa menghadapi hambatan ekspor karena rantai pasok yang bergantung pada komponen dari perusahaan yang di-blacklist. Sementara itu, layanan cloud Alibaba yang dipakai banyak startup Indonesia perlu memastikan tidak ada pelanggaran aturan AS.

Bagi konsumen, dampak langsung mungkin belum terasa, namun ketegangan ini mengingatkan betapa rapuhnya ekosistem teknologi global yang terjepit persaingan dua negara adidaya. Kejelasan regulasi dan diversifikasi mitra menjadi kunci bagi Indonesia untuk tidak ikut terseret dalam pusaran sanksi.

Dengan semakin tajamnya rivalitas teknologi, langkah AS memasukkan Alibaba, BYD, dan Baidu ke daftar hitam militer menjadi babak baru dalam perang dingin versi digital. Bagi para pelaku industri dan investor, sinyal sudah jelas: ketidakpastian geopolitik akan terus menjadi faktor utama yang menentukan peta bisnis teknologi tahun-tahun mendatang.

Baca juga  Harga BBM Meroket, Industri Kendaraan Listrik Tiongkok Panen Keuntungan

Tags:

AlibabaASBaiduBYDdaftar hitam militerperang dagangTiongkok
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
pexels photo 35399059
Previous

Panduan Konser EXO Jakarta 6-7 Juni: Jadwal & Aturan Wajib EXO-L

pexels photo 28785845
Next

Scott Pelley Dipecat CBS News usai Kritik Keras Kepemimpinan Baru

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 38281596
      55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 36095242
      Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 8799979
      Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 33061128
      Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 11855063
      Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 38281596
    Game Trending

    55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36095242
    Music News

    Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 8799979
    News Sains

    Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 33061128
    Gadget News

    Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 11855063
    Music News

    Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 18441494
    Gadget News

    Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portable Pertama

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 20674548
    Sains Trending

    Pedesaan Jepang Sepi Ditinggal Warga, Populasi Rusa dan Babi Hutan Melonjak Tajam

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36231699 1
    Public Figure Trending

    Detail Kebaya Akad Nikah Jennifer Coppen, Perpaduan Adat Jawa dan Sentuhan Modern

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 35654096 1
    Film Trending

    Film EKSIL Gelar Pemutaran Khusus di Blok M, 4 Juli 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.