Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

pexels photo 5229543
FilmTrending

Ulasan The Furious: Aksi Brutal & Koreografi Terbaik Dekade Ini

By Falah Malaika Az Zahra
27 Juni 2026 3 Min Read
0

Di tengah dominasi film laga modern yang kerap bergantung pada CGI, The Furious hadir sebagai oase bagi pencinta aksi bela diri sejati. Sutradara sekaligus maestro stunt Kenji Tanigaki mempersembahkan sebuah film yang murni mengandalkan baku hantam praktis, koreografi mematikan, dan dampak fisik yang nyaris terasa menembus layar. Berikut ulasan mendalam mengapa film ini layak disebut sebagai salah satu sajian aksi terbaik tahun ini.

1. Plot Klasik Pencarian Keluarga yang Hilang

The Furious berkisah tentang Wang Wei (Xie Miao), seorang pekerja serabutan yang hidup tenang bersama putrinya, Rainy (Yang Enyou), setelah ditinggal sang istri. Ketenangan itu buyar saat Rainy diculik sindikat perdagangan manusia yang dikendalikan oleh pengusaha licik, Paklong (Joey Iwanga).

Bersama jurnalis Matia (Yanin Vismitananda) dan suaminya, Navin (Joe Taslim), Wang menyusuri jalur investigasi yang mengungkap betapa sindikat itu dilindungi oknum aparat dan menargetkan anak-anak dari komunitas marjinal. Premisnya sederhana—seorang ayah yang berusaha menyelamatkan anaknya—namun dieksekusi dengan energi naratif yang terus memompa adrenalin.

Baca juga  3 Momen Joe Taslim vs Yayan Ruhian: The Raid hingga The Furious

2. Aksi Kinetik dan Koreografi Pertarungan Mematikan

Begitu insiden penculikan terjadi, cerita langsung tancap gas tanpa kompromi. Keputusan Tanigaki memfokuskan kisah pada formula one-man army bisa saja terasa repetitif, tetapi penampilan prima Xie Miao berhasil menepis kekhawatiran itu. Meski minim dialog, ia tampil luar biasa ekspresif: kepanikan seorang ayah hingga ketakutan mencekam dieksekusi sama briliannya dengan manuver fisik yang ia pamerkan.

Setiap arena pertarungan dirancang agar terasa hidup. Objek di sekitar—mulai dari pipa besi hingga perabotan—digunakan sebagai senjata mematikan. Mekanik pertarungan terasa sangat brutal dan berbobot; pukulan mendarat keras, tubuh sang jagoan babak belur, dan pengadegan tak segan menampilkan adegan gore layaknya film slasher. Kombinasi ini mengingatkan pada kelincahan akrobatik ala film klasik Jackie Chan, kedinamisan bela diri waralaba Ip Man, dan kebrutalan lugas The Raid.

Menariknya, Tanigaki piawai menjaga ritme. Di sela gempuran aksi, naskah menyelipkan elemen detektif ringan—pencarian jejak anak hilang—sebagai ruang bernapas krusial bagi penonton, sehingga tensi tidak melelahkan dari awal hingga akhir.

Baca juga  Ulasan Film Power Ballad: Ironi Ketenaran dan Kekuatan Sebuah Lagu

3. Sinergi Emosional antara Xie Miao dan Joe Taslim

Kehadiran Joe Taslim sebagai Navin memberikan nyawa tambahan yang signifikan. Navin menjadi cermin emosional Wang Wei: sama-sama dimotivasi keputusasaan menyelamatkan orang tercinta. Jika Xie Miao memerankan Wang dengan pendekatan layaknya bintang film bisu—mengandalkan gestur fisik dan keheningan—Taslim mengisi ruang tersebut dengan penampilan berlapis dan sangat menyentuh.

Interaksi keduanya selalu memompa energi naratif setiap kali tempo mulai menurun. Mereka tidak hanya memanjakan mata lewat sinergi aksi saat melumpuhkan musuh, tetapi juga membangun kedalaman simpati terhadap perjuangan masing-masing. Penampilan cemerlang ini menegaskan bahwa Joe Taslim adalah aktor yang sangat underrated dengan jangkauan dramatis mumpuni—sebuah argumen kuat mengapa ia pantas mendapat porsi peran yang lebih besar di sinema laga internasional.

4. Kelemahan: Antagonis Klise dan Subplot yang Kurang Matang

Sayangnya, fondasi kokoh pada karakter utama tidak diimbangi oleh jajaran pendukungnya. Antagonis jatuh pada jebakan klise yang terlalu dikarikaturkan, sementara subplot konflik internal keluarga Paklong terasa sangat mentah. Upaya menyisipkan kritik terhadap korupsi sistemik di kepolisian pun dieksekusi dengan dialog kaku dan penggambaran hitam-putih: aparat digambarkan sebagai penjahat super atau pahlawan tanpa cela.

Baca juga  Review dan Rekomendasi Film Terbaru: Toy Story 5 hingga The Furious

Selain itu, babak penutup sedikit kehilangan pijakan, murni karena paruh pertama film sudah mematok standar adrenalin yang terlampau tinggi. Meski demikian, sangat jarang ada film aksi berdurasi hampir dua jam di era modern yang bisa melaju seefisien ini.

Kesimpulan: Tontonan Wajib bagi Penikmat Aksi Bela Diri

The Furious membuktikan bahwa premis sederhana bisa dieksekusi menjadi tontonan luar biasa di tangan sineas yang memahami esensi koreografi laga. Kenji Tanigaki kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu sutradara master di genre ini, sementara penampilan Joe Taslim dan Xie Miao memberikan bobot emosional yang jarang ditemui di film aksi serupa. Bagi pencinta film laga yang merindukan sensasi pertarungan jarak dekat brutal dan presisi, The Furious adalah jawaban yang selama ini dinanti.

Tags:

film aksiJoe TaslimKenji Tanigakikoreografi bela diriThe Furiousulasan filmXie Miao
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
pexels photo 31626707 1
Previous

Penyakit Menular Seksual: Jenis, Gejala, Risiko, dan Pencegahannya

pexels photo 31623709
Next

Film Foufo Bayu Skak: Alien, Drama Keluarga, dan Bahasa Madura

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 38281596
      55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 36095242
      Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 8799979
      Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 33061128
      Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 11855063
      Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 38281596
    Game Trending

    55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36095242
    Music News

    Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 8799979
    News Sains

    Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 33061128
    Gadget News

    Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 11855063
    Music News

    Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 18441494
    Gadget News

    Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portable Pertama

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 20674548
    Sains Trending

    Pedesaan Jepang Sepi Ditinggal Warga, Populasi Rusa dan Babi Hutan Melonjak Tajam

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36231699 1
    Public Figure Trending

    Detail Kebaya Akad Nikah Jennifer Coppen, Perpaduan Adat Jawa dan Sentuhan Modern

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 35654096 1
    Film Trending

    Film EKSIL Gelar Pemutaran Khusus di Blok M, 4 Juli 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.