Kondisi Haji Bolot Stabil Usai Serangan Jantung, Bantah Hoaks Meninggal

goodside
5 Min Read
Photo by Zawawi Rahim on Pexels

Kabar kurang sedap datang dari komedian legendaris Betawi, Haji Bolot. Pria bernama asli Muhammad Sulaeman Harsono itu dikabarkan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, setelah mengalami serangan jantung. Meski begitu, keluarga langsung memberikan kabar melegakan: kondisi sang komedian kini stabil dan ia bahkan masih sempat melontarkan candaan dari ruang perawatan.

Awal Kabar Haji Bolot Sakit

Informasi soal kesehatan Haji Bolot pertama kali mencuat pada Rabu (10/6/2026). Aktor sekaligus penyanyi Andre Taulany mengunggah foto di Instagram Story yang memperlihatkan Bolot terbaring di ranjang rumah sakit dengan selang infus terpasang. “Mohon doa dan supportnya teman-teman untuk Pak H Bolot,” tulis Andre dalam unggahan tersebut, memicu gelombang doa dari publik dan rekan selebritas.

Foto itu langsung menyebar luas di kalangan awak media dan media sosial. Bersamaan dengan itu, beredar pesan berantai yang menyebut Haji Bolot dilarikan ke rumah sakit karena serangan jantung. Tidak lama kemudian, isu liar mulai bermunculan, termasuk kabar hoaks yang menyatakan bahwa sang komedian sudah meninggal dunia.

Kondisi Terkini dan Bantahan Hoaks

Keluarga Haji Bolot dengan tegas membantah kabar meninggal tersebut. Dua cucunya, Tika dan Vincil, menggunakan media sosial untuk meluruskan informasi yang beredar. “Yang bikin berita Baba gue meninggal itu hoaks, ini alhamdulillah Baba keadaannya stabil,” ujar Vincil. Tika juga menambahkan, “Untuk berita tidak benar tentang kakek saya mohon diabaikan. Alhamdulillah kondisi untuk saat ini masih stabil. Dan terima kasih untuk semua yang sudah mendoakan kakek saya.”

Wahyu Ramadhan, asisten pribadi Haji Bolot, menceritakan bahwa sang komedian dalam kondisi sadar penuh meski dirawat di ruang ICCU. “Tadi teman-teman rekan artis banyak yang berkunjung juga, masuk santai,” ungkapnya. Ia bahkan menyebut bahwa Bolot masih sempat bercanda, membuktikan semangatnya yang tetap tinggi meski tengah dalam pemulihan.

Kronologi Masuk Rumah Sakit

Wahyu Ramadhan menjelaskan bahwa Haji Bolot sebenarnya sudah dirawat sejak akhir Mei 2026. Tepatnya, ia dibawa ke rumah sakit pada 28 Mei 2026 setelah mengeluh sesak napas. “Sebenarnya mendadak, karena memang Baba itu tidak pernah ada penyakit gini-gini. Jadi dia sesak doang, telepon, ‘Yu, ayo ke rumah sakit,'” cerita Wahyu, menirukan panggilan sang majikan.

Awalnya, Haji Bolot dilarikan ke rumah sakit di kawasan Bintaro. Namun karena keterbatasan alat medis, ia kemudian dirujuk ke RS Fatmawati. Istri Bolot, Nurhayati, menyampaikan bahwa suaminya didiagnosis mengalami serangan jantung dan telah menjalani operasi. Selain jantung, ia juga menerangkan bahwa Bolot memiliki masalah pada paru-paru dan ginjal.

Perlu diketahui, sebelum kejadian ini Haji Bolot sama sekali tidak memiliki riwayat penyakit serius. Perokok tua itu jarang mengeluh sakit sehingga keluhan sesak napas yang tiba-tiba muncul menjadi kejutan bagi keluarga dan kerabat dekatnya.

Sosok Haji Bolot: Komedian Legendaris Betawi

Lahir pada 5 Maret 1942, Haji Bolot telah menapaki karier di dunia hiburan sejak tahun 1992. Ia dikenal sebagai aktor sekaligus komedian lenong Betawi yang khas. Gaya lawakannya yang jenaka sebagai pria “bolot” atau kurang pendengaran, yang hanya bisa mendengar dengan baik jika menyangkut perempuan, uang, dan makanan, telah membuatnya dicintai lintas generasi.

Di luar panggung hiburan, Haji Bolot juga merupakan sosok yang mandiri secara finansial. Ia memiliki aset tanah dan rumah, serta kontrakan lebih dari 100 pintu yang disewakan. Setiap anaknya diberikan lima pintu kontrakan yang lokasinya berdekatan dengan kediamannya di Tangerang Selatan. Tak heran, ia dikenal sebagai juragan kontrakan yang dermawan, terutama kepada cucu dan cicitnya yang kerap meminta uang jajan. Ia bahkan selalu menyiapkan gepokan uang pecahan Rp10 ribu untuk mereka.

Berita tentang kondisi Haji Bolot ini mengingatkan kita bahwa para seniman legendaris yang telah menghibur publik selama puluhan tahun pun memiliki masa rentan. Dukungan doa dan semangat dari keluarga, sahabat, serta penggemar menjadi hal paling berharga dalam masa pemulihan. Semoga lekas pulih, Pak Haji Bolot, agar bisa kembali mewarnai industri hiburan Tanah Air dengan tawa khas Betawi yang selalu dirindukan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *