Meta Ajak Orang Tua Pahami Pengasuhan Digital lewat Smart Digital Parenting

goodside
4 Min Read

Platform digital Meta meluncurkan program Smart Digital Parenting bersama ECPAT Indonesia untuk meningkatkan literasi pengasuhan digital bagi para orang tua di Indonesia. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari semangat Peraturan Pemerintah (PP) Tunas yang bertujuan melindungi anak-anak dari risiko di ruang digital.

Kolaborasi Strategis Meta dan ECPAT Indonesia

Kepala Kebijakan Publik Meta di Indonesia, Bernie Moestafa, mengungkapkan kebanggaannya dapat memperpanjang kemitraan dengan ECPAT Indonesia melalui program ini. Menurutnya, Smart Digital Parenting hadir untuk membekali keluarga dengan panduan praktis dan kebiasaan digital yang sehat.

ECPAT Indonesia, sebagai organisasi yang fokus pada perlindungan anak dari eksploitasi, akan mendampingi para orang tua dalam memahami alat-alat pengasuhan digital yang tepat. Kemitraan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan daring yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia.

Rangkaian Pelatihan di Empat Kota

Program Smart Digital Parenting akan digelar secara bertahap di empat kota, yaitu Denpasar, Yogyakarta, Batam, dan Kupang. Pelatihan dijadwalkan berlangsung mulai Juni hingga Oktober 2026, dengan target menjangkau ratusan orang tua di setiap lokasi.

Pemilihan kota-kota tersebut mencerminkan upaya pemerataan literasi digital di berbagai wilayah Indonesia. Setiap sesi pelatihan akan memberikan pengetahuan tentang pengaturan privasi, fitur pengawasan orang tua, serta cara berkomunikasi dengan anak mengenai konten digital.

Parent Champions: Komunitas Penggerak Literasi Digital

Salah satu komponen penting dari program ini adalah pembentukan komunitas Parent Champions. Komunitas ini akan terdiri dari para orang tua yang telah mengikuti pelatihan dan akan didampingi oleh ECPAT Indonesia untuk menyebarkan kesadaran pengasuhan digital ke lingkungan yang lebih luas.

Dengan adanya Parent Champions, dampak program diharapkan tidak berhenti pada peserta pelatihan saja, melainkan terus bergulir melalui pendekatan dari orang tua ke orang tua. Ini menjadi strategi berkelanjutan untuk membangun budaya digital yang aman dan sehat di tingkat akar rumput.

Dukungan Pemerintah dan Apresiasi Komdigi

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Alexander Sabar, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Meta dan ECPAT Indonesia. Ia menilai program ini sebagai wujud nyata komitmen platform digital dalam melindungi generasi penerus bangsa.

“Inisiatif seperti ini sangat penting karena literasi digital saat ini bukan lagi sekadar kemampuan menggunakan teknologi, melainkan bagaimana kita bersama dapat membangun ruang digital yang aman dan sehat khususnya bagi anak-anak kita,” ujar Alex. Ia pun berharap Meta dapat menjadi role model yang diikuti oleh platform digital lainnya.

Mengapa Pengasuhan Digital Mendesak bagi Keluarga Indonesia?

Meningkatnya penetrasi internet dan penggunaan gawai di kalangan anak-anak membawa tantangan baru bagi orang tua. Paparan konten tidak pantas, perundungan siber, hingga risiko eksploitasi daring menjadi ancaman nyata yang membutuhkan pendampingan aktif dari keluarga.

Program Smart Digital Parenting menjawab kebutuhan tersebut dengan memberikan pemahaman tentang fitur-fitur keamanan di platform Meta, pentingnya dialog terbuka dengan anak, serta cara menetapkan batasan waktu layar yang sehat. Literasi semacam ini menjadi bekal krusial agar orang tua tidak gagap teknologi saat mendampingi buah hati mereka di dunia maya.

Dengan dukungan pemerintah dan keterlibatan langsung masyarakat melalui Parent Champions, inisiatif ini menjadi langkah konkret menuju ekosistem digital Indonesia yang lebih ramah anak. Kolaborasi lintas pemangku kepentingan seperti ini diharapkan terus berkembang demi masa depan digital yang lebih aman bagi seluruh keluarga Indonesia.

Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *