Grup musik ikonik MALIQ & D’Essentials siap membawa perjalanan dua dekade karier mereka ke panggung yang sama sekali baru. Berkolaborasi dengan Jakarta Movin dan Indonesia Kaya, mereka akan menghadirkan pertunjukan drama musikal spektakuler bertajuk Senja Teduh Pelita di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada Juli 2026 mendatang.
Mengapa Memilih Panggung Musikal?
Keputusan MALIQ & D’Essentials untuk terjun ke dunia teater musikal bukanlah sekadar strategi untuk tampil berbeda. Menurut vokalis Angga Puradiredja, kolaborasi dengan Jakarta Movin lahir dari sebuah visi yang selaras. Tim produksi tidak hanya melihat lagu-lagu mereka sebagai hits populer, melainkan berhasil menggali kedalaman karakter dan makna dari setiap karya yang telah menemani pendengar selama bertahun-tahun.
“Jakarta Movin bisa melihat hal-hal yang berkedalaman terhadap karakteristik MALIQ & D’Essentials. Kami merasa mereka adalah mitra yang paling tepat untuk mempresentasikan lagu-lagu kami dalam bentuk narasi panggung,” ujar Angga dalam konferensi pers di Galeri Indonesia Kaya.
Kurasi 20 Lagu dari Sembilan Album
Menonton musikal ini berarti menyelami perjalanan musikalitas band yang telah hadir sejak awal 2000-an. Dari total sembilan album yang telah dirilis, tim produksi mengkurasi dengan ketat 20 lagu yang akan dibawakan. Proses ini memastikan bahwa setiap lagu yang dipilih memiliki peran penting dalam membangun narasi cerita.
Beberapa lagu andalan yang dipastikan akan mengisi panggung antara lain Senja Teduh Pelita, Sayap, dan Senandung Senandika. Widi Puradiredja, motor kreatif grup yang juga penabuh drum, menjelaskan bahwa lagu yang dirilis pada 2019 tersebut sengaja dipilih sebagai judul karena menjadi jembatan yang menyatukan berbagai generasi penggemar.
“Lagu ini mewakili semua. Ia mempertemukan nuansa awal MALIQ dengan eksplorasi musik pop kami yang lebih baru. Ini adalah jembatan yang pas untuk merangkum perjalanan kami,” jelas Widi.
Narasi Masa Depan Bumi untuk Keluarga
Berbeda dari konser musik pada umumnya, Senja Teduh Pelita menawarkan sebuah narasi orisinal yang relevan dengan isu global. Lakon yang digarap oleh sutradara sekaligus produser Nuya Susantono ini mengusung cerita tentang masa depan bumi dan perjuangan sekelompok anak muda dalam membawa perubahan positif. Pendekatan ini menjadikan pertunjukan tersebut layak ditonton oleh seluruh anggota keluarga, mulai dari generasi lama yang tumbuh bersama lagu-lagu awal MALIQ hingga anak-anak yang lahir di era 2020-an.
Untuk menghidupkan karakter utama bernama Arah, produksi ini mempercayakan peran tersebut kepada talenta muda berbakat, yakni Alf Elijah Beloved Sigarlaki dan Daria Lakshmi. Keduanya merupakan aktor panggung yang telah teruji dalam berbagai produksi musikal besar sebelumnya.
Jadwal dan Detail Pertunjukan
Panggung megah Taman Ismail Marzuki akan menjadi saksi perhelatan ini yang berlangsung selama dua minggu. Pertunjukan dibagi ke dalam dua sesi harian untuk mengakomodasi antusiasme para penonton. Berikut adalah detail lengkap jadwal yang perlu Anda catat:
Musikal Senja Teduh Pelita akan digelar pada 3-5 Juli 2026 dan berlanjut pada 7-12 Juli 2026. Pada periode 3-5 Juli, terdapat dua pilihan waktu sesi, yaitu pukul 14.00 WIB dan 19.30 WIB. Formasi lengkap MALIQ & D’Essentials yang terdiri dari Angga Puradiredja (vokal), Indah Wisnuwardhana (vokal), Arya ‘Lale’ Aditya Ramadhya (gitar), Dendy ‘Javafinger’ Sukarno (bass), Ilman Ibrahim Isa (kibor), dan Widi Puradiredja (drum) akan tetap solid mendukung jalannya pertunjukan.
Transformasi karya populer menjadi seni pertunjukan teater adalah langkah berani yang menunjukkan kedewasaan bermusik. Melalui medium ini, MALIQ & D’Essentials tidak hanya bernostalgia, tetapi juga memberikan napas baru bagi lagu-lagu yang telah menjadi soundtrack kehidupan banyak orang. Bagi para penikmat seni dan keluarga, pertunjukan ini menjadi bukti bahwa musik yang baik mampu melampaui formatnya dan menyentuh emosi secara lebih mendalam melalui narasi visual yang kuat.









