
Pengalaman Lutesha Syuting Film Cerita Lila: Kesurupan hingga Kehilangan Suara
Aktris Lutesha membagikan pengalaman menantang sekaligus mengesankan selama proses syuting film drama horor terbaru, Cerita Lila. Memerankan karakter Tari, seorang ibu yang terjebak dalam teror mistis di rumah barunya, Lutesha mengaku menjalani adegan kesurupan sebagai momen paling seru sekaligus menguras fisik dan emosinya. Totalitasnya bahkan membuat lawan main ciliknya ketakutan sungguhan.
Adegan Kesurupan yang Seru dan Menegangkan
Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Jumat (12/6/2026), Lutesha menyebut adegan kesurupan sebagai bagian paling berkesan selama produksi. “Yang paling seru tentunya waktu adegan kesurupan,” ungkapnya. Karakter Tari yang ia perankan dirasuki oleh roh Rahma, tokoh yang dimainkan oleh Shareefa Daanish, lalu harus mengejar anaknya sendiri, Nia (Myesha Lin).
Akting penuh penghayatan Lutesha rupanya memberikan dampak tak terduga di lokasi syuting. Myesha Lin, pemeran Nia, sempat merasa ketakutan sungguhan dan spontan berlari menjauh saat melihat transformasi Lutesha menjadi sosok yang kerasukan. Momen ini menunjukkan betapa kuatnya chemistry dan intensitas emosi yang terbangun di antara para pemain.
Tantangan Fisik: Berlari dengan Kamera Body Rig
Selain tuntutan akting yang dalam, Lutesha juga menghadapi tantangan teknis yang cukup berat. Ia harus melakukan adegan berlari sambil membawa kamera yang menempel langsung di tubuhnya menggunakan perangkat body rig. Peralatan ini memiliki bobot yang tidak ringan, sehingga membutuhkan koordinasi presisi dengan juru kamera agar gambar yang dihasilkan tetap stabil dan dramatis.
“Jadi aku harus lari tapi kameranya cukup berat, berapa kilo itu nempel di badan aku, dan itu harus tek-tokan sama anak kamera,” kenang aktris kelahiran 1994 tersebut. Kombinasi antara gerakan fisik eksplosif dan kontrol teknis menjadi bukti dedikasi Lutesha dalam menghidupkan karakter Tari yang penuh tekanan.
Kehilangan Suara dan Strategi Menyampaikan Emosi
Intensitas adegan kesurupan yang memerlukan teriakan dan gerakan ekstrem membuat Lutesha mengalami konsekuensi tak terduga: suaranya sempat hilang selama masa syuting. Meski demikian, ia mengaku tidak merasa takut dengan atmosfer mencekam di lokasi syuting film horor. Baginya, tantangan sesungguhnya terletak pada bagaimana menyampaikan kerentanan emosi karakter Tari kepada penonton.
Tari digambarkan sebagai sosok ibu yang terus-menerus ditimpa masalah dan berada dalam kondisi psikologis yang rapuh. Lutesha fokus membangun empati penonton agar mereka bisa merasakan beban yang dipikul karakternya, bukan sekadar menyaksikan teror horor semata.
Sekilas tentang Cerita Lila dan Jadwal Tayang
Cerita Lila mengisahkan arwah gadis kecil bernama Lila yang terikat pada masa lalu dan berusaha menemukan saudari kembarnya, Lili. Teror bermula ketika Tari dan Nia pindah ke rumah yang dihuni arwah tersebut. Berbeda dengan ekspektasi horor pada umumnya, Nia justru menjalin persahabatan dengan Lila dan bersama-sama mengungkap rahasia kelam yang telah lama terkubur.
Film bergenre drama horor ini dibintangi oleh Lutesha, Firzanah Alya, Myesha Lin, Shareefa Daanish, Sara Wijayanto, dan Wisnu Hardana. Cerita Lila dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Juni 2026. Berdasarkan data performa box office, film ini telah melampaui 500 ribu penonton dan berpeluang besar menembus satu juta penonton, menandakan sambutan hangat publik terhadap kisah horor yang dibalut drama keluarga ini.
Pengalaman Lutesha dalam Cerita Lila menunjukkan bahwa di balik layar film horor terdapat proses kreatif yang penuh dedikasi dan tantangan multidimensi. Dari olah rasa hingga olah fisik, semua elemen disatukan untuk menciptakan pengalaman sinematik yang mampu menyentuh emosi penonton. Kisah ini menjadi pengingat bahwa akting bukan sekadar seni peran, melainkan juga perjuangan totalitas yang kadang menuntut pengorbanan pribadi.








