
Ruben Onsu Akan Bicara Berdua dengan Betrand Peto Soal Unggahan Viral
Ruben Onsu akhirnya angkat bicara mengenai unggahan putra angkatnya, Betrand Peto, yang belakangan viral di media sosial. Presenter sekaligus pengusaha itu menyatakan akan mengajak sang anak berbicara dari hati ke hati agar tidak terjadi perbedaan tafsir atas pernyataan remaja yang akrab disapa Onyo tersebut.
Unggahan Betrand Peto yang Memanas di Media Sosial
Nama Betrand Peto mendadak ramai diperbincangkan setelah ia mengunggah serangkaian kalimat tajam di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, Onyo menyasar sosok yang ia sebut “tante”, yang dinilainya terus-menerus menyebarkan kebencian terhadap Ruben Onsu.
Remaja 17 tahun itu menulis dengan nada penuh emosi. Ia meminta sang “tante” berhenti mengajak orang-orang membenci ayah angkatnya. Tak hanya itu, Betrand juga menyinggung perlakuan buruk yang disebut sudah berlangsung hampir dua tahun, serta mengungkit soal teguran Tuhan yang tak kunjung disadari oleh pihak yang ia tuju.
Ruben Onsu Pilih Komunikasi Langsung dengan Betrand
Menanggapi viralnya unggahan putra angkatnya, Ruben Onsu memilih untuk tidak terburu-buru menyimpulkan. Ia menegaskan bahwa dirinya belum sempat bertemu dan berbicara langsung dengan Betrand, sehingga ia enggan memberikan komentar panjang sebelum mendengar sendiri penjelasan Onyo.
“Kalau ditanya, saya belum ketemu, (belum) obrol berdua sama Onyo. Jadi saya harus obrol berdua dulu, saya takut beda pengartiannya begitu ya,” ujar Ruben seperti dilansir dari pemberitaan yang beredar.
Sikap hati-hati ini diambil Ruben karena ia sadar bahwa komunikasi langsung jauh lebih penting daripada menanggapi potongan-potongan informasi yang tersebar di dunia maya. Ia tak ingin apa yang viral justru memicu fitnah karena ia sendiri belum mengetahui duduk perkara sesungguhnya.
Isi Curhatan Betrand Peto: Membela Ayah dari Serangan “Tante”
Dalam unggahannya, Betrand Peto tampak benar-benar pasang badan membela Ruben Onsu. Ia meminta agar sosok yang ia panggil “tante” itu berhenti bersikap seolah memiliki rahasia dan mengerahkan pendukung untuk membenci sang ayah.
“Tante, stop ajakin orang-orang untuk benci ayah. Stop sok-sok jagoan seolah punya rahasia,” tulis Betrand. Ia juga menambahkan bahwa banyak hal yang selama ini ia tahan dan tidak ceritakan. Bahkan, ia menegaskan bahwa selama tinggal bersama Ruben, sang ayah tidak pernah melakukan kekerasan fisik kepadanya.
Pernyataan ini sontak menuai beragam reaksi dari warganet. Sebagian besar mendukung keberanian Betrand, namun tak sedikit pula yang menanti klarifikasi langsung dari Ruben Onsu agar tak ada kesalahpahaman di antara ayah dan anak tersebut.
Pentingnya Komunikasi Keluarga di Tengah Sorotan Publik
Ruben menekankan bahwa ia tidak ingin gegabah dalam menyikapi situasi ini. “Pokoknya kalau saya obrol yang belum saya tahu, ya nanti-nanti malah jadinya fitnah ya,” katanya. Baginya, mendengar langsung dari mulut Betrand adalah langkah pertama yang wajib dilakukan sebelum ia memberi pernyataan kepada publik.
Sikap ini menunjukkan bahwa di tengah riuhnya perbincangan netizen, Ruben tetap memprioritaskan hubungan personal dengan anak angkatnya. Ia memahami bahwa apa yang tersebar di media sosial belum tentu menggambarkan situasi sebenarnya, sehingga klarifikasi internal keluarga menjadi kunci.
Langkah Ruben untuk mengajak Betrand berbicara empat mata juga menjadi pengingat bahwa di balik setiap unggahan viral, ada dinamika keluarga yang tidak bisa dinilai hanya dari permukaan. Komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak menjadi fondasi penting untuk meredam kegaduhan yang bisa berdampak lebih luas.








