Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

Article

Inovasi Smart Geprek, Solusi Pilah Sampah Warga Gandaria Utara

By Falah Malaika Az Zahra
1 Juni 2026 3 Min Read
0

Warga RT 11 RW 07, Gandaria Utara, Jakarta Selatan kembali menghadirkan terobosan teknologi yang langsung menyentuh persoalan sehari-hari. Setelah sebelumnya sukses memasang e-Gate dan GPS Anti Curanmor, kini mereka menyiapkan Smart Geprek, sebuah mesin pres sampah plastik dan pengolah sampah dapur yang dirancang agar memilah sampah terasa lebih ringan, menyenangkan, dan bernilai ekonomi.

Mengenal Smart Geprek, Mesin Pres Sampah Plastik

Ide Smart Geprek berangkat dari kebiasaan warga yang sering menginjak botol plastik agar muat di tempat sampah. Ketua RT 11 RW 07, Imam Basori, menjelaskan bahwa alat ini akan menggantikan tenaga manusia dengan sistem dinamo. “Smart Geprek itu, botol-botol kalau manual kadang digeprek pakai tenaga manusia. Jadi kita nanti menggunakan sistem dinamo yang teknologinya pakai seperti itu,” ujarnya.

Dengan mesin ini, botol plastik dan kemasan serupa bisa dipres secara otomatis. Selain menghemat ruang, proses pengepresan membuat sampah plastik lebih mudah dikumpulkan dan dijual kembali. Inovasi ini sejalan dengan program pilah sampah yang tengah digalakkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, namun dikemas dalam sentuhan komunitas yang lebih lincah dan aplikatif.

Sampah Dapur Jadi Kompos Sehari dengan Teknologi Pengering

Tak hanya plastik, program ini juga menyasar sampah dapur rumah tangga. Limbah sisa makanan dan sayuran akan diolah menjadi kompos menggunakan bantuan teknologi pengering. Selama ini, metode konvensional membutuhkan waktu sekitar 28 hari agar kompos siap panen. Imam menyebut pihaknya ingin memangkas durasi itu drastis. “Kita pengin nanti sampai dryer, pengeringan, nanti kita bisa kelola sampai satu hari bisa kita manfaatkan,” katanya.

Baca juga  HP realme Snapdragon Termurah & 5 HP Baterai 10.000 mAh Jadi Sorotan

Pengering yang akan dipasang di lingkungan RT memungkinkan proses fermentasi berjalan jauh lebih cepat. Hasil kompos bisa dipakai sendiri untuk penghijauan atau dijual sebagai tambahan pendapatan warga. Langkah ini menunjukkan bahwa teknologi bukan cuma urusan alat canggih, melainkan cara untuk membuat pengelolaan sampah lebih efisien dan bernilai tambah.

Kolaborasi dengan Pengepul dan Dinas Lingkungan Hidup

Agar rantai nilai berjalan utuh, pengurus RT sudah menggandeng pengepul sampah swasta dan Dinas Lingkungan Hidup. Koordinasi dilakukan agar hasil pilah, baik plastik terpres maupun kompos, langsung terserap pasar. “Kita sudah koordinasi dengan pengusaha untuk pengepul sampah yang bisa kita produksi kembali. Nantinya dia juga koordinasi sama kita dan juga dari LHK, lingkungan hidup, itu juga bisa ikut kolaborasi dengan kita,” terang Imam.

Dengan jejaring yang terbangun, warga tidak perlu bingung menyalurkan sampah yang sudah dipilah. Pola ini menciptakan ekosistem kecil yang menghidupkan ekonomi sirkular di tingkat RT. Pengepul mendapat pasokan material, warga mendapat insentif, dan lingkungan pun lebih bersih.

Baca juga  Wujud Asli iPhone Lipat Apple: Bocoran Desain Terbaru 2026

Edukasi Sejak Dini Libatkan Sekolah-Sekolah

Smart Geprek bukan sekadar mesin. Program ini dirancang sebagai gerakan edukasi yang akan merambah sekolah-sekolah di sekitar wilayah. Imam menegaskan pentingnya melibatkan pelajar agar kesadaran memilah sampah tumbuh sejak dini. “Kita nanti akan sosialisasi juga setelah kita terapkan di sini ke lingkungan dan juga nantinya kita coba menggandeng sekolahan,” ujarnya.

Rencananya, sesi praktik langsung akan digelar agar siswa bisa melihat sendiri cara kerja mesin pres dan proses pengomposan cepat. Dengan begitu, konsep reduce-reuse-recycle tak lagi abstrak, melainkan bisa dipegang, dipraktikkan, dan ditularkan ke keluarga masing-masing.

Warung Digital UMKM Dukung Ekonomi Warga

Di tengah pengembangan Smart Geprek, RT 11 RW 07 juga terus mematangkan warung digital berbasis UMKM. Inisiatif ini diharapkan menjadi penopang ekonomi warga di kawasan padat penduduk yang sebagian besar berada di segmen menengah ke bawah. Warung tersebut sudah berjalan dan akan dimaksimalkan melalui pemanfaatan platform digital.

Keberadaan warung digital menjadi pelengkap program pilah sampah: saat warga mendapat pemasukan dari hasil daur ulang, mereka bisa langsung membelanjakan atau menabung melalui warung yang dikelola komunitas. Perputaran nilai ekonomi di dalam lingkungan sendiri memperkuat ketahanan warga secara mandiri dan kolektif.

Baca juga  BRIN Kembangkan Teknologi Pemanenan Gas Metana TPA untuk Bahan Bakar dan Listrik

Kesiapan Alat dan Rencana Peluncuran

Dari sisi teknis, Smart Geprek sudah memasuki tahap uji coba di lapangan. Dinamo dan gearbox sudah dibeli dan sedang diotak-atik agar kinerjanya optimal. Imam mengungkapkan optimisme bahwa dalam waktu dekat alat akan selesai dibuat. “Alatnya sudah kita beli, sudah kita buat. Nanti dalam waktu cepat ini kita akan lakukan untuk pembuatan seperti itu,” ujarnya.

Berikut sejumlah poin penting dalam inovasi Smart Geprek yang patut dicermati:

  • Mesin pres sampah plastik berbasis dinamo menggantikan pengepresan manual.
  • Teknologi pengering mampu menghasilkan kompos hanya dalam satu hari.
  • Kemitraan dengan pengepul dan Dinas Lingkungan Hidup memastikan sampah terserap pasar.
  • Sekolah dilibatkan sebagai bagian dari edukasi lingkungan jangka panjang.
  • Warung digital UMKM melengkapi ekosistem ekonomi warga yang berkelanjutan.

Inisiatif warga RT 11 RW 07 Gandaria Utara menunjukkan bahwa perubahan perilaku terhadap sampah tidak harus menunggu kebijakan besar. Dengan alat sederhana, kolaborasi lokal, dan semangat gotong royong, teknologi bisa menjadi jembatan antara kebersihan lingkungan dan kesejahteraan warga. Smart Geprek bukan sekadar mesin, melainkan bukti bahwa inovasi akar rumput layak dijadikan contoh bagi komunitas lain yang ingin memulai langkah serupa.

Tags:

edukasi lingkunganGandaria Utarainovasi RTpengolahan sampahpilah sampahSmart Geprekteknologi
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
Previous

Rahasia Lubang Hitam Raksasa Terungkap lewat Gelombang Gravitasi

Next

Kisah Peneliti BRIN Temukan Cap Tangan Tertua Dunia di Muna

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 38281596
      55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 36095242
      Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 8799979
      Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 33061128
      Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 11855063
      Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 38281596
    Game Trending

    55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36095242
    Music News

    Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 8799979
    News Sains

    Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 33061128
    Gadget News

    Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 11855063
    Music News

    Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 18441494
    Gadget News

    Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portable Pertama

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 20674548
    Sains Trending

    Pedesaan Jepang Sepi Ditinggal Warga, Populasi Rusa dan Babi Hutan Melonjak Tajam

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36231699 1
    Public Figure Trending

    Detail Kebaya Akad Nikah Jennifer Coppen, Perpaduan Adat Jawa dan Sentuhan Modern

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 35654096 1
    Film Trending

    Film EKSIL Gelar Pemutaran Khusus di Blok M, 4 Juli 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.