XLSMART Gelar BRAVO 500 Summit 2026, Perkenalkan ESTA Prime

goodside
4 Min Read

Transformasi digital Indonesia mendapat momentum baru saat PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menggelar BRAVO 500 Summit 2026 di Jakarta, Senin (7/6/2026). Acara bergengsi ini mempertemukan lebih dari 2.000 pemangku kepentingan—mulai dari pemimpin bisnis, regulator, akademisi, hingga mitra teknologi—untuk membahas percepatan adopsi kecerdasan buatan (AI), data, dan konektivitas 5G di tanah air.

Komitmen XLSmart dalam Transformasi Digital

Melalui unit bisnis XLSmart for Business, perusahaan menegaskan langkah strategisnya menjawab tantangan digitalisasi nasional yang masih menghadapi kesenjangan akses, kebutuhan pengolahan data raksasa, serta urgensi adopsi AI di sektor industri. Direktur dan Chief Enterprise Business Officer XLSMART, Andrijanto Muljono, menyebut BRAVO 500 Summit sebagai wadah kolaborasi eksklusif yang mempertemukan ekosistem B2B negeri.

“Event ini menjadi ajang untuk berkolaborasi dengan ekosistem B2B Indonesia yang high network. Ini peluang besar bagi para pemangku kepentingan yang hadir,” ujar Andrijanto dalam jumpa pers, Senin (8/6/2026).

Perkenalan ESTA Prime: Platform AI untuk Korporasi dan Publik

Sorotan utama acara adalah peluncuran ESTA Prime, sebuah platform enterprise berbasis AI dan data yang dirancang untuk mendukung transformasi digital di korporasi maupun sektor pelayanan publik. Platform ini diharapkan mampu mengakselerasi efisiensi operasional dan pengambilan keputusan berbasis data yang lebih cerdas.

Dengan kemampuan analitika canggih dan integrasi AI, ESTA Prime menyasar kebutuhan bisnis modern yang menuntut kecepatan dan ketepatan dalam membaca dinamika pasar. Inisiatif ini memperkuat posisi XLSMART bukan sekadar operator telekomunikasi, melainkan mitra strategis dalam perjalanan digital Indonesia.

Sinergi Pemerintah, Industri, dan Akademisi

Yang membuat BRAVO 500 Summit edisi kedua ini istimewa adalah upaya nyata menjembatani dunia akademik dengan praktik bisnis. XLSMART mengundang empat universitas besar Indonesia untuk turut serta, menjawab keresahan tentang kesenjangan antara teori dan kebutuhan industri.

“Kami ingin memperkecil gap antara dunia akademisi dan dunia praktek, sehingga para mahasiswa lebih siap berpartisipasi dalam real bisnis,” tambah Andrijanto. Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, yang dalam pidato kuncinya menekankan sinergi triple helix sebagai kunci akselerasi digital nasional.

Diskusi Strategis: Apakah AI Akan Menentukan Arah Bisnis dan Negara?

Puncak acara berupa forum utama bertajuk “Apakah AI Akan Menentukan Arah Bisnis dan Negara?” yang dimoderatori Gita Wirjawan. Diskusi ini menghadirkan jajaran tokoh nasional seperti Franky O. Widjaja, Budi Gunadi Sadikin, dan Rudiantara. Mereka mengupas dampak mendasar kecerdasan buatan terhadap strategi perusahaan, kebijakan publik, dan daya saing Indonesia di panggung global.

Para pembicara sepakat bahwa adopsi AI bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan fundamental yang akan membentuk lanskap industri dan pemerintahan dalam satu dekade ke depan. Regulasi yang adaptif dan investasi pada talenta digital menjadi catatan penting agar Indonesia tidak tertinggal.

BRAVO 500 Summit 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menjadi katalisator perubahan. Dengan teknologi seperti ESTA Prime dan komitmen menjalin sinergi dengan semua elemen, XLSMART membuka jalan bagi Indonesia untuk tidak hanya mengikuti arus digital, tetapi ikut menentukan arah masa depannya. Bagi pelaku bisnis, acara ini adalah sinyal kuat bahwa era AI, data, dan 5G sudah di depan mata—dan yang siap berkolaborasi akan memenangkan permainan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *